GRESIK - Sat Narkoba Polres Gresik meringkus Slamet Widodo (35) laki-laki penghuni Jl. Sutoyo, Medaeng, Waru, Sidoarjo di sebuah warung kopi Desa Krikilan Kecamatan Driyorejo lantaran memakai sepatu tidak sebagaimana peruntukannya. Bagaimana tidak, Slamet kepergok menyimpan poket sabu siap edar didalam sepatu yang yang dipakainya untuk mengelabui Polisi. Mendapat informasi masyarakat perihal laki-laki penghobi ngopi dengan gelagat tidak beres menumbuhkan curiga. Penyamaran petugas Minggu malam 4 April disebuah Warkop membuahkan hasil. Berpura-pura jadi pemesan transaksi pun dilancarkan. Seketika setelah mendapat isyarat dari pelaku petugas yang menyamar menunjukkan identitas sebenarnya. Digeledah Slamet pun bersilat lidah, tidak tahu-menahu apa yang dimaksud petugas. Alhasil ditemukan plastik klip didalam sepatu sebelah kanan berisi sabu dengan berat timbang 0,32 Gram bruto. Diperoleh informasi barang haram yang hendak diedarkan di Gresik itu didapatkannya dari seorang teman. Agus...
Gresik– Personil Kepolisian Sektor Duduk sampeyan siang malam terus melakukan upaya persuasif mencegah masyarakat yang berkerumun dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Malam ini giliran warga yang nongkrong di warkop cak Oyien dan Warkop Rohman yang masuk Desa Palebon kecamatan Duduk sampeyan Kab Gresik. Jumat malam (16/04/2021). Petugas Polsek Duduksampeyan Polres Gresik bersama Tiga pilar kec Duduk sampeyan kemudian mendatangi dan memberikan tindakan sosial dan imbauan untuk segera pulang kerumah masing-masing guna cegah penyebaran virus Covid19. “Kegiatan ini berdasarkan SOP, Sebagaimana implementasi dari : a. Inpres RI No.6 Tahun 2020 b. Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 c. Kep.Gubernur Jatim No: 188/7/KPTS/013/2021 c. Surat edaran Bupati Gresik Nomor 3 Tahun 2021 yang mana kami sebelumnya sudah memberikan imbuan terhadap warga termasuk pemilik warkop untuk ikut mencegah adanya kerumunan ,” kata Kspk Aipda David. Ia mengatakaan setelah imba...
JAKARTA—- Polri melalui tim Detasemen Khusus (Densus) 88 bergerak cepat usai peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jajaranya itu menangkap beberapa terduga teroris. Di Makassar, Densus menangkap empat orang yaitu AS, SAS, MR dan AA. “Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021). Keempat terduga teroris yang ditangkap di Makassar ini, berperan memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk disiapkan bom bunuh diri. Bersamaan dengan itu, sambung Listyo Sigit, tim Densus juga bergerak melakukan penggeledahan dan penangkapan di dua wilayah yakni Condet Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat. Empat terduga teroris diamankan yakni A, AH, AJ dan BS berikut barang bukti bom dan bahan pe...
Komentar
Posting Komentar